Presiden Prabowo tiba di Indonesia usai lawatan Inggris, Swiss, dan Prancis. Raih investasi Rp90 triliun, perkuat kerja sama maritim dan lingkungan hi

Prabowo Kembali dengan Investasi Rp90 T dan Kerja Sama Bilateral

DaerahBerita.web.id – Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja ke Inggris, Swiss, dan Prancis yang berlangsung secara intensif. Dalam lawatannya, Prabowo berhasil mengamankan komitmen investasi sebesar Rp90 triliun, memperkuat kerja sama bilateral di sektor maritim dan lingkungan hidup, serta menyampaikan pidato penting di World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Kunjungan ini menandai momentum strategis dalam diplomasi ekonomi Indonesia sekaligus penguatan posisi negara di panggung internasional.

Agenda perjalanan yang berlangsung selama beberapa hari tersebut menyoroti sejumlah pertemuan bilateral krusial, termasuk dialog dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan pertemuan dengan Raja Charles III yang membahas perlindungan habitat Gajah Peusangan di Aceh. Selain itu, kunjungan kenegaraan di Prancis yang disambut Presiden Emmanuel Macron di Istana Élysée semakin menegaskan kedekatan hubungan diplomatik kedua negara, terlihat dari penggunaan bahasa Indonesia oleh Macron dalam sambutannya di media sosial resmi. Artikel ini mengulas secara komprehensif hasil dan dampak kunjungan kerja Presiden Prabowo yang memiliki implikasi penting bagi pembangunan nasional dan diplomasi regional.

• Kunjungan di Inggris: Investasi Rp90 Triliun dan Kerja Sama Lingkungan

Dalam pertemuan bilateral di London, Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menandatangani sejumlah kesepakatan strategis, salah satunya investasi asing langsung senilai Rp90 triliun yang akan difokuskan pada pengembangan sektor maritim Indonesia. Kesepakatan ini mencakup penguatan infrastruktur pelabuhan, teknologi kelautan, serta pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan. Menteri Perdagangan RI mengonfirmasi bahwa investasi ini merupakan komitmen terbesar Inggris dalam dua tahun terakhir di Asia Tenggara.

Pertemuan dengan Raja Charles III menambahkan dimensi penting kerja sama lingkungan hidup, terutama terkait perlindungan habitat Gajah Peusangan di Aceh, yang kini menghadapi ancaman serius akibat deforestasi dan aktivitas pertambangan ilegal. Raja Charles III menyatakan dukungannya secara pribadi terhadap inisiatif konservasi ini, menegaskan bahwa kolaborasi kedua negara dapat menjadi model bagi perlindungan satwa langka dan ekosistem yang rapuh. “Kami sangat terkesan dengan komitmen Indonesia dalam menjaga keanekaragaman hayati dan siap mendukung program-program konservasi yang berkelanjutan,” ujar Raja Charles III dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga  62 Kasus Super Flu A(H3N2) di Indonesia, Terbanyak di Jatim

• Partisipasi Presiden Prabowo di WEF 2026: Fokus pada Ekonomi dan Perdamaian

Kehadiran Presiden Prabowo di World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss, menjadi salah satu momen penting dalam kunjungan kerja ini. Dalam pidatonya yang mendapat perhatian luas, Prabowo menyoroti program nasional pemberian makanan bergizi gratis untuk anak-anak, upaya pencabutan izin tambang ilegal demi melindungi lingkungan, serta penguatan ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Prabowo juga menegaskan peran aktif Indonesia dalam mendukung perdamaian dunia melalui Board of Peace (BoP), sebuah inisiatif global yang bertujuan mendorong dialog dan penyelesaian konflik secara damai.

“Indonesia berkomitmen menjadi bagian dari solusi global, tidak hanya dalam bidang ekonomi tetapi juga perdamaian dan keberlanjutan lingkungan,” kata Prabowo dalam pidato yang disambut tepuk tangan peserta forum internasional. Partisipasi di WEF ini diharapkan membuka peluang kerja sama baru dengan berbagai negara dan korporasi multinasional yang hadir.

• Kunjungan Kenegaraan di Prancis: Simbol Kedekatan Diplomatik

Presiden Prabowo menerima sambutan kenegaraan yang hangat dari Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée. Momen ini bukan hanya formalitas diplomatik, tetapi juga simbol kedekatan dan keseriusan kedua negara dalam memperkuat kemitraan strategis. Macron secara khusus menggunakan bahasa Indonesia dalam sambutannya melalui media sosial resmi Istana Élysée, sebuah gesture yang menegaskan kedekatan budaya dan politik antara Indonesia dan Prancis.

Pembicaraan kedua pemimpin menekankan keselarasan pandangan dalam isu-isu global seperti perubahan iklim, keamanan regional, dan penguatan ekonomi digital. Macron menyatakan bahwa Prancis siap mendukung proyek-proyek infrastruktur hijau di Indonesia serta memperluas kerja sama pendidikan dan budaya. “Kami melihat Indonesia sebagai mitra strategis utama di kawasan Asia Pasifik,” ujar Macron dalam konferensi pers bersama.

• Dampak dan Implikasi Kunjungan Presiden Prabowo

Kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Inggris, Swiss, dan Prancis membawa dampak signifikan bagi Indonesia, terutama dalam aspek investasi dan diplomasi internasional. Komitmen investasi sebesar Rp90 triliun akan memperkuat sektor maritim yang menjadi salah satu fokus pengembangan ekonomi nasional, sekaligus membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kapasitas teknologi kelautan Indonesia. Di sisi lain, kerja sama lingkungan dengan Raja Charles III memperlihatkan komitmen Indonesia dalam konservasi satwa langka dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Baca Juga  Status Siaga 2 Pintu Air Pasar Ikan: Waspada Banjir Jakarta Utara

Partisipasi di WEF 2026 meningkatkan posisi Indonesia sebagai negara dengan agenda ekonomi dan perdamaian yang progresif di forum internasional. Inisiatif Board of Peace (BoP) yang didukung langsung oleh Presiden Prabowo menunjukkan peran aktif Indonesia dalam diplomasi perdamaian global. Sedangkan kunjungan kenegaraan di Prancis memperkuat hubungan bilateral yang tidak hanya berorientasi ekonomi, tetapi juga politik dan budaya.

Tindak lanjut dari kunjungan ini akan difokuskan pada implementasi kesepakatan investasi dan pengembangan program lingkungan, termasuk pengawasan ketat terhadap izin tambang dan perlindungan habitat kritis seperti di Aceh. Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan kerja sama ini demi keberlanjutan pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

• Penutup: Harapan Penguatan Hubungan Bilateral dan Kerja Sama Berkelanjutan

Rangkaian kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Inggris, Swiss, dan Prancis menandai babak baru dalam diplomasi ekonomi dan lingkungan Indonesia. Dengan capaian konkret berupa investasi besar, dukungan internasional untuk konservasi, serta posisi strategis di forum ekonomi dunia, pemerintah berharap momentum ini dapat terus dijaga dan dikembangkan. Langkah ini tidak hanya memperkuat hubungan bilateral dengan negara-negara Eropa, tetapi juga menegaskan peran Indonesia sebagai pemain penting dalam diplomasi global dan pembangunan berkelanjutan.

Kedepannya, pemerintah akan fokus pada realisasi proyek investasi, penguatan kerja sama lingkungan hidup, dan perluasan jaringan diplomasi yang mendukung agenda nasional. Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa diplomasi yang terintegrasi antara ekonomi, lingkungan, dan perdamaian dapat membawa manfaat luas bagi Indonesia dan komunitas internasional.

Lokasi Kunjungan
Agenda Utama
Hasil/Kesepakatan
Dampak Strategis
Inggris
Pertemuan dengan PM Keir Starmer & Raja Charles III
Investasi Rp90 triliun, kerja sama lingkungan habitat Gajah Peusangan
Penguatan sektor maritim, konservasi satwa langka
Swiss (WEF 2026)
Pidato di forum ekonomi dunia
Program makan bergizi, pencabutan izin tambang ilegal, BoP
Penguatan ekonomi nasional, diplomasi perdamaian global
Prancis
Kunjungan kenegaraan dengan Presiden Macron
Kesepakatan kemitraan strategis, dukungan infrastruktur hijau
Penguatan hubungan bilateral, kerja sama politik dan budaya
Baca Juga  Tanggap Darurat Banjir Sumut Berakhir, Fokus Pemulihan 3 Bulan

Tentang Aditya Pramudito

Aditya Pramudito adalah jurnalis teknologi yang memiliki spesialisasi dalam bidang politik digital dan teknologi kebijakan publik di Indonesia. Lulusan Ilmu Komunikasi dari Universitas Indonesia, ia mengawali kariernya sejak 2012 sebagai reporter di beberapa media terkemuka seperti Kompas dan Detik.com. Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, Aditya fokus pada analisis dampak teknologi dalam dinamika politik serta perkembangan regulasi teknologi di Tanah Air. Ia juga dikenal melalui berbagai arti

Periksa Juga

Plafon Ambruk di SMPN 60 Surabaya, Evakuasi 11 Kelas Cepat

Plafon Ambruk di SMPN 60 Surabaya, Evakuasi 11 Kelas Cepat

Plafon ruang kelas SMPN 60 Surabaya runtuh akibat angin kencang, evakuasi 11 kelas dilakukan cepat tanpa korban luka serius. Simak langkah penanganann