DaerahBerita.web.id – Jalur kereta api antara Stasiun Pekalongan dan Sragi, Jawa Tengah, mengalami banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 10 cm di atas kepala rel, menyebabkan penutupan jalur dan pembatalan empat perjalanan kereta api serta tujuh kereta tertahan di stasiun. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang mengambil langkah pengalihan rute ke jalur selatan dan mengoperasikan lokomotif khusus BB 304 untuk menjaga kelancaran perjalanan sambil mengutamakan keselamatan penumpang. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi operasional kereta api di jalur Pantura Jawa Tengah yang selama ini menjadi tulang punggung transportasi massal di wilayah tersebut.
Banjir yang merendam jalur kereta Pekalongan-Sragi ini disebabkan oleh curah hujan tinggi yang mengakibatkan genangan air di sejumlah titik strategis sepanjang jalur Pantura, khususnya di wilayah Pekalongan. Ketinggian air yang mencapai 10 cm di atas rel membuat PT KAI Daop 4 Semarang memutuskan menutup sementara jalur kereta demi menjamin keselamatan perjalanan. Penutupan ini berdampak langsung pada sejumlah kereta api jarak jauh dan komuter yang melintasi jalur tersebut. Kereta Jayabaya, Harina, Argo Anjasmoro, dan Tawangjaya Premium menjadi empat kereta yang batal berangkat dari atau menuju tujuan mereka. Selain itu, tujuh kereta lainnya mengalami keterlambatan karena tertahan di stasiun Pekalongan dan Sragi menunggu kondisi jalur membaik.
Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyatakan bahwa keputusan penutupan jalur dan pembatalan perjalanan diambil secara cepat setelah melakukan pemantauan intensif di lapangan. “Keselamatan penumpang dan kru menjadi prioritas utama kami. Ketinggian air yang mencapai 10 cm di atas rel membuat operasi kereta di jalur tersebut tidak aman. Oleh karena itu, kami terpaksa menutup jalur sementara sambil melakukan evakuasi dan mitigasi,” ujarnya. Luqman juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan pihaknya terus memberikan update informasi terkini.
Upaya mitigasi yang dilakukan oleh PT KAI Daop 4 Semarang tidak hanya sebatas penutupan jalur. Sebagian perjalanan kereta api dialihkan melalui jalur selatan yang melewati rute Tegal – Prupuk – Kroya – Solobalapan – Gundih – Gambringan – Semarang Tawang. Meski jalur ini memiliki jarak tempuh lebih panjang dan kapasitas terbatas, pengalihan ini menjadi solusi sementara agar layanan kereta tetap dapat berjalan. Selain itu, PT KAI juga mengoperasikan lokomotif BB 304 yang memiliki kemampuan khusus melewati genangan air dengan lebih baik, sehingga beberapa kereta yang beroperasi di jalur terdampak tetap dapat melanjutkan perjalanan dengan risiko minimal.
Kondisi banjir di jalur Pekalongan-Sragi ini juga memperlihatkan tantangan pengelolaan infrastruktur transportasi di jalur Pantura Jawa Tengah, yang selama ini dikenal sebagai jalur kereta api tersibuk di Pulau Jawa. Banjir yang kerap terjadi di musim hujan ini tidak hanya mengganggu perjalanan penumpang, tetapi juga berdampak pada distribusi logistik yang bergantung pada moda kereta api. Penundaan dan pembatalan perjalanan kereta dapat menyebabkan keterlambatan pengiriman barang serta menimbulkan kerugian ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
Secara lebih luas, gangguan operasional ini menuntut PT KAI dan pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi dan peningkatan sistem mitigasi bencana serta perbaikan infrastruktur jalur kereta api. Penguatan sistem drainase di sekitar rel, penataan lingkungan sekitar jalur, dan peningkatan teknologi pemantauan cuaca bisa menjadi langkah strategis agar kejadian serupa dapat diminimalisir di masa depan. Luqman Arif menegaskan bahwa PT KAI Daop 4 Semarang berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa kereta api.
Berikut daftar kereta api yang terdampak langsung akibat banjir di jalur Pekalongan-Sragi:
Nama Kereta |
Status |
Rute Awal |
Rute Pengalihan / Penundaan |
|---|---|---|---|
KA Jayabaya |
Dibatalkan |
Jakarta – Malang |
– |
KA Harina |
Dibatalkan |
Bandung – Surabaya |
– |
KA Argo Anjasmoro |
Dibatalkan |
Jakarta – Surabaya |
– |
KA Tawangjaya Premium |
Dibatalkan |
Jakarta – Tegal |
– |
KA Plambangan |
Tertahan |
Surabaya – Jakarta |
Melalui jalur selatan |
KA Kertajaya |
Tertahan |
Surabaya – Jakarta |
Melalui jalur selatan |
KA Dharmawangsa |
Tertahan |
Jakarta – Surabaya |
Melalui jalur selatan |
Seiring dengan upaya penanganan, PT KAI Daop 4 Semarang terus memantau kondisi jalur dan cuaca secara real-time. Tim teknis telah dikerahkan untuk membersihkan saluran air serta melakukan pemeriksaan pada jalur rel dan peralatan sinyal agar segera dapat dibuka kembali. Luqman berharap jalur kereta Pekalongan-Sragi dapat beroperasi normal dalam waktu dekat, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.
Masyarakat dan pelanggan kereta api diimbau untuk selalu memantau pengumuman resmi dari PT KAI melalui kanal komunikasi resmi seperti situs web, media sosial, dan stasiun kereta api. Informasi terkini mengenai jadwal perjalanan dan pengalihan rute akan terus diperbarui agar penumpang dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik. Situasi banjir yang melanda jalur kereta api ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menjaga kelancaran transportasi publik di tengah tantangan bencana alam.
Dengan langkah cepat dan terkoordinasi, PT KAI Daop 4 Semarang menunjukkan komitmennya dalam mengelola dampak bencana alam secara profesional, menjaga keselamatan, dan meminimalisir gangguan layanan. Harapan besar disematkan agar infrastruktur transportasi di wilayah Pantura Jawa Tengah semakin tahan terhadap bencana sehingga pelayanan kereta api dapat terus berjalan lancar dan andal di masa mendatang.
Daerah Berita Berita Daerah Berita Informasi Terbaru